Apa Fungsi Factory Sebenarnya?
- Rahmah Devi Aninda

- 1 hari yang lalu
- 2 menit membaca

Saya pikir factory hanya membuat barang. Lalu saya belajar tentang production points.
Saya Pikir Factory Hanya Membuat Barang
Awalnya, factory terlihat sederhana bagi saya.
Bangun factory.
Rekrut staff.
Buat barang.
Jual barang.
Itu gambaran dasar yang ada di kepala saya.
Dan sebenarnya, itu tidak sepenuhnya salah.
Tapi Wiki membantu saya memahami apa yang sebenarnya terjadi di baliknya.
Production Points Membuat Semuanya Lebih Jelas

Factory tidak langsung membuat barang secara ajaib setiap kali saya membuka halamannya. Factory menghasilkan production points. Points itu terkumpul seiring waktu, lalu diubah menjadi barang.
Detail kecil ini mengubah cara saya memikirkan production.
Karena sebagai beginner, saya dulu mengharapkan hasil dengan cepat.
Kalau saya sudah merekrut staff, saya ingin langsung melihat goods.
Kalau saya mengecek factory, saya ingin bukti bahwa factory itu sedang bekerja.
Kalau tidak ada yang muncul segera, saya bertanya-tanya apakah saya melewatkan sesuatu.
Tapi production di Tycoon Online punya timing.
Factory menghasilkan production points setiap sepuluh menit. Lalu, pada jam penuh berikutnya, points itu bisa diubah menjadi barang.
Itu berarti kesabaran adalah bagian dari mengelola factory.
Factory mungkin tetap bekerja meskipun barang belum tersedia.
Itu pelajaran yang sangat penting bagi saya.
Beberapa Factory Membutuhkan Supplies

Saya juga belajar bahwa tidak semua factory terasa sama.
Beberapa factory menghasilkan raw materials dan tidak membutuhkan supplies.
Factory lain membutuhkan barang dari tahap sebelumnya dalam chain sebelum bisa berproduksi.
Di sinilah planning untuk beginner menjadi lebih serius.
Raw-material factory bisa lebih mudah dipahami karena menjadi awal dari chain.
Tapi factory yang membutuhkan supplies bergantung pada sesuatu yang harus bekerja lebih dulu.
Jika supplies tidak tersedia, factory tidak bisa berjalan seperti yang saya bayangkan.
Timing, Staff, dan Ruang Warehouse

Jadi sekarang, saat melihat Factory, saya tidak hanya bertanya:
Apa yang dihasilkan factory ini?
Saya juga bertanya:
Apakah factory ini membutuhkan supplies?
Apakah saya punya supplies itu?
Apakah Staff saya cukup?
Apakah warehouse saya siap menerima barang?
Apakah saya sudah memberi cukup waktu?
Itu cara berpikir yang jauh lebih baik.
Karena factory bukan hanya building.
Factory adalah sistem.
Dan ketika saya akhirnya memahami itu, Tycoon Online mulai terasa tidak terlalu random.
Semuanya jadi lebih masuk akal.
Pelajaran Saya sebagai Beginner
Pelajaran terbesar saya sebagai beginner:
Factory menghasilkan barang melalui production points dan timing. Beberapa factory juga bergantung pada supplies, jadi beginner perlu merencanakan chain sebelum berharap production berjalan lancar.
Beginner takeaway:
Factory menghasilkan barang melalui production points dan timing. Beberapa factory juga bergantung pada supplies, jadi beginner perlu merencanakan chain sebelum berharap production berjalan lancar.






Komentar