Ketika Company Rank-ku Stuck, Aku Mulai Melihat Shares
- Rahmah Devi Aninda

- 1 hari yang lalu
- 3 menit membaca

Ada satu titik dalam round ketika company-ku masih berjalan, tapi progress-ku lebih lambat.
Aku masih memproduksi.
Aku masih menjual.
Aku masih mengecek harga.
Aku masih mencoba untuk expand dengan hati-hati.
Tapi rank-ku tidak terasa naik secepat sebelumnya.
Rasanya cukup membuat frustrasi.
Awalnya, aku pikir jawabannya sederhana:
Membangun lebih banyak.
Tapi kemudian aku mulai melihat sesuatu yang sebelumnya sering aku abaikan.
Shares.
Dulu aku pikir rank hanya tentang company-ku

Saat pertama kali belajar Tycoon Online, C-rank lebih mudah dipahami.
Company value naik.
Rank naik.
Cukup sederhana.
Tapi kemudian aku sadar Tycoon Online juga punya S-rank, yang berdasarkan shares.
Wiki menjelaskan bahwa C-rank ditentukan oleh company value, sementara S-rank adalah ranking dari shares. S-rank dipengaruhi oleh dividen dari shares dan stock points yang didapat ketika menjual shares yang nilainya sudah naik.
Itu membuatku melihat game ini dengan cara yang berbeda.
Karena ranking company-ku bukan satu-satunya jalan untuk bersaing.
Uangku juga bisa bekerja lewat pilihan shares.
Shares terasa membingungkan di awal
Awalnya, aku menghindari shares karena terasa lebih berisiko dibandingkan dengan factory.
Dengan factory, aku bisa melihat apa yang diproduksi.
Dengan shop, aku bisa melihat apa yang dijual.
Tapi shares?
Aku harus memikirkan company pemain lain, dividen, timing, dan apakah value shares bisa naik.
Rasanya seperti game lain di dalam game.
Tapi juga terasa penting.
Berdasarkan Wiki, semua company mulai dengan 50 shares, dan selama game berjalan, shares itu bisa diperdagangkan di stock market. Wiki juga menjelaskan bahwa trading dengan bijak dapat membawa profit dan membantu player naik ke S-ranking.
Jadi aku mulai paham kenapa pemain intermediate memperhatikannya.
Aku tidak ingin asal gambling

Hal yang penting bagiku adalah tidak memperlakukan shares seperti tebak-tebakan.
Aku tidak mau membeli hanya karena sebuah company terlihat populer.
Aku ingin berpikir lebih hati-hati.
Apakah company ini aktif?
Apakah player-nya terlihat berkembang?
Apakah company ini bisa membayar dividen?
Apakah harganya sudah terlalu tinggi?
Apakah aku membeli karena punya alasan, atau karena bosan dengan rank-ku sendiri?
Pertanyaan terakhir itu penting.
Karena membeli shares hanya supaya merasa sibuk bisa berbahaya.
Kenapa shares cocok untuk mid-round

Di awal round, aku masih membutuhkan cash untuk bertahan.
Factory, staff, loan, supplies, warehouse, dan keputusan tentang shop sudah menghabiskan banyak uang.
Tapi di tengah round, kalau business-ku sudah lebih stabil, shares mulai terasa lebih menarik.
Bukan berarti aku harus mengabaikan company-ku.
Tapi karena profit-ku bisa mulai melakukan lebih dari satu tugas.
Sebagian cash bisa mendukung produksi.
Sebagian cash bisa disiapkan untuk bangunan berikutnya.
Dan sebagian cash mungkin bisa dipakai untuk bersaing lewat stock market.
Di situlah game mulai terasa lebih dalam.
Mindset baruku tentang shares
Aku masih berhati-hati dengan shares.
Tapi sekarang aku paham kenapa shares penting.
Shares bukan hanya fitur tambahan.
Shares terhubung dengan S-rank, dividen, stock points, dan kompetisi yang lebih luas dalam satu round.
Jadi ketika company rank-ku mulai terasa lambat, aku tidak langsung panic-build.
Aku berhenti sebentar.
Aku cek business-ku.
Aku cek cash-ku.
Lalu aku bertanya apakah shares sebaiknya mulai menjadi bagian dari rencanaku.
Pelajaran yang aku dapat
Ketika progress C-rank-ku melambat, aku pikir aku stuck.
Tapi mungkin aku hanya melihat satu sisi dari game ini.
Tycoon Online bukan hanya tentang membangun factory dan menjual barang.
Game ini juga tentang mengetahui ke mana uang bisa bekerja selanjutnya.
Kadang itu berarti expand company.
Kadang itu berarti memperbaiki chain.
Dan kadang, ketika waktunya tepat, itu berarti mulai belajar tentang stock market.






Komentar