Jangan Asal Bangun: Pilih Chain Yang Bisa Kamu Selesaikan
- Rahmah Devi Aninda

- 6 Apr
- 3 menit membaca

Dulu aku menilai chain dari produk akhirnya
Awalnya, aku merasa memilih chain di Tycoon Online itu gampang.
Aku cuma lihat produk akhirnya.
Kalau produk akhirnya kelihatan lebih menarik, lebih keren, atau lebih mahal, aku langsung mikir itu pasti chain yang lebih bagus. Rasanya, pilihan paling pintar adalah langsung mengejar produk yang kelihatan paling menjanjikan.
Tapi di round ini, aku mulai sadar kalau cara pikir itu ternyata tidak selalu benar.
Sebuah chain bisa kelihatan bagus di akhir, tapi belum tentu itu chain yang tepat untuk aku bangun sekarang.

Aku sudah punya progress, tapi itu bukan berarti semuanya berjalan mulus
Aku menulis ini bukan dari kondisi Day 1.
Di titik sekarang, aku sudah punya lumayan banyak factory dan beberapa shop. Aku juga sudah punya beberapa alur chain yang tersambung, seperti cotton ke clothes, oil ke toys, wheat ke bread, pigs ke sausages, fish ke frozen fish, dan wood ke newspapers.
Jadi ini bukan cerita tentang memulai dari nol.
Ini lebih ke soal menyadari bahwa meskipun aku sudah punya beberapa bagian dari chain, itu belum tentu berarti chain itu sudah kuat.
Nah, itu yang akhirnya aku pelajari.
Chain yang lebih panjang memang kelihatan lebih bagus, tapi juga lebih susah diatur

Semakin lama aku main, semakin terasa kalau chain yang lebih panjang juga memberi lebih banyak peluang munculnya masalah.
Lebih banyak langkah berarti lebih banyak bangunan yang harus dibeli.
Lebih banyak bangunan berarti lebih banyak uang, lebih banyak perencanaan, dan lebih banyak supply yang harus dipikirkan.
Makanya, produk akhir saja tidak cukup. Aku juga harus memikirkan semua langkah sebelumnya.
Kalau dilihat di atas kertas, beberapa chain milikku sebenarnya sudah terlihat cukup solid:
Cotton ā Thread ā Clothes ā Clothes shop
Oil ā Plastic ā Toys ā Toy store
Wheat ā Flour ā Bread ā Grocery store
Fresh fish ā Frozen fish ā Grocery store
Pigs ā Sausages ā Kiosk
Wood ā Paper ā Newspapers ā Kiosk
Dan jujur, melihat chain-chain itu sempat bikin aku merasa aku sudah ada di jalur yang benar.
Tapi lalu aku sadar ada satu hal penting.
Punya bangunannya belum tentu berarti chain-nya berjalan lancar

Waktu aku cek daftar factory, Bakery dan Newspaper printing house-ku sama-sama menunjukkan āShort of material!ā
Satu detail itu langsung mengubah cara aku melihat semuanya.
Karena dari situ aku sadar, membangun chain itu baru satu bagian dari pekerjaan.
Bagian lainnya adalah memastikan material terus mengalir.
Kalau supply-nya tidak jalan dengan baik, chain itu mungkin kelihatan lengkap, tapi belum tentu berjalan seperti yang aku harapkan.
Di situlah bangun secara random mulai terasa berisiko.
Aku bisa saja punya banyak bangunan, tapi beberapa di antaranya tetap kesulitan jalan dengan lancar.
Dan buatku, itu masalah yang jauh lebih penting dibanding sekadar memilih chain yang lebih kecil.
Bigger belum tentu lebih pintar
Ini jebakan yang mulai aku lihat.
Chain yang lebih besar memang terasa lebih menarik karena produk akhirnya terlihat lebih bagus. Rasanya seperti aku sedang mengejar sesuatu yang lebih tinggi.
Tapi kalau aku tidak bisa menopang langkah-langkah sebelumnya dengan baik, seluruh chain itu justru jadi lebih susah diatur.
Makanya, ada satu kata yang terus terlintas di pikiranku sekarang: realistis.
Bukan chain yang paling seru.
Bukan chain yang paling keren.
Bukan chain dengan produk akhir yang paling terlihat mengesankan.
Tapi chain yang benar-benar bisa aku bangun.
Chain yang benar-benar bisa aku support.
Chain yang benar-benar bisa aku jalankan.
Sekarang aku melihat chain dengan cara yang berbeda
Dulu, aku cuma tanya satu hal ke diri sendiri:
Produk akhir mana yang kelihatan paling bagus?
Sekarang, menurutku pertanyaan yang lebih penting adalah:
Apakah aku bisa membangun seluruh chain-nya?
Apakah aku bisa menjaga agar setiap factory tetap memiliki supply?
Apakah aku punya shop yang tepat di bagian akhirnya?
Apakah chain ini benar-benar akan berjalan dengan baik setelah dibangun?
Buatku, itu cara berpikir yang jauh lebih masuk akal.
Karena setelah aku mulai melihat chain dengan cara itu, game ini terasa lebih jelas.
Pelajaran yang aku dapat dari round ini

Buatku, inilah pelajaran utama dari round ini:
Chain yang lengkap dan benar-benar berjalan jauh lebih baik daripada chain besar yang dibangun asal.
Aku lebih memilih membangun chain yang benar-benar bisa aku selesaikan dan jalankan dengan baik daripada mengejar produk yang kelihatan lebih besar tapi malah bikin aku berhenti di tengah jalan.
Jadi sekarang, kalau aku mau expand, aku tidak mau bangun secara random lagi.
Aku mau memilih chain yang benar-benar bisa aku selesaikan.
Main takeaway
Chain yang kuat bukan cuma chain yang bisa aku bangun. Chain yang kuat adalah chain yang bisa aku selesaikan, aku supply dengan baik, dan aku jual lewat shop yang tepat.






Komentar